Urutan bagian CV lamaran kerja
Enam bagian ini adalah standar yang dikenali hampir semua sistem ATS. Urutannya bisa disesuaikan, tapi jangan menghilangkan salah satunya.
Data diri dan kontak
Nama lengkap, nomor telepon aktif, email profesional, kota domisili, dan tautan LinkedIn atau portofolio bila ada. Jangan masukkan NIK, status pernikahan, agama, atau foto kecuali diminta.
Ringkasan singkat
Tiga sampai empat baris tentang siapa kamu, berapa lama pengalaman, dan pencapaian paling menonjol. Ini bagian yang dibaca pertama, jadi harus memuat angka.
Pengalaman kerja
Urut dari yang terbaru. Setiap posisi: jabatan, perusahaan, lokasi, periode, lalu dua sampai empat poin pencapaian. Tulis hasil, bukan daftar tugas.
Pendidikan
Jenjang, jurusan, institusi, dan tahun lulus. IPK boleh dicantumkan bila di atas 3,0. Untuk fresh graduate, bagian ini boleh diletakkan sebelum pengalaman.
Keahlian
Kelompokkan: teknis, tools, dan bahasa. Sebutkan nama alat atau teknologi apa adanya — ATS mencocokkan kata persis, bukan makna.
Bagian pendukung
Organisasi, proyek, sertifikasi, penghargaan, dan bahasa. Isi yang relevan saja. CV yang penuh bagian tidak relevan justru melemahkan fokus.
Format CV lamaran kerja
Format menentukan apakah CV bisa dibaca mesin. Salah pilih format, isi sebaik apa pun tidak akan terbaca.
PDF dengan lapisan teks
Paling amanFormat standar untuk lamaran online. Pastikan PDF-nya berisi teks asli, bukan hasil scan atau tangkapan layar. Uji dengan Ctrl+A: kalau semua teks tersorot, ATS juga bisa membacanya.
CV untuk lamaran via email
Perhatikan subjekTulis subjek jelas: "Lamaran [Posisi] - [Nama] - [Pengalaman]". Lampirkan PDF dengan nama file rapi, misalnya budi-santoso-cv.pdf. Jangan kirim tautan Google Drive yang butuh izin akses.
CV tulis tangan
Hanya bila dimintaSebagian instansi masih meminta CV tulis tangan. Tulis dengan huruf kapital tegak bersambung di kertas folio bergaris, memakai tinta hitam, tanpa tip-ex. Ini tidak bisa dibaca ATS, jadi hanya dipakai untuk lamaran langsung.
Satu atau dua halaman
Ikuti pengalamanPengalaman di bawah lima tahun: satu halaman. Di atas lima tahun: dua halaman masih wajar. Yang penting bukan panjangnya, tapi setiap baris punya nilai.
Kesalahan yang membuat CV gugur
Sebagian besar CV ditolak bukan karena pelamarnya kurang mampu, tapi karena kesalahan teknis yang bisa dihindari.
- Memakai foto dan grafik batang keahlian — ATS tidak bisa membacanya.
- Menulis tabel atau dua kolom tanpa struktur yang jelas.
- Menyebut "bertanggung jawab atas" tanpa satu pun hasil terukur.
- Menyalin deskripsi lowongan ke CV tanpa menyesuaikan pengalaman sendiri.
- Mengirim CV yang sama ke semua lowongan tanpa menyesuaikan kata kunci.
- Menulis lebih dari dua halaman untuk pengalaman di bawah lima tahun.
- Menyimpan CV dalam format gambar atau scan — teksnya tidak terbaca mesin.
- Memakai email tidak profesional seperti nama_panggilan123@.
Contoh CV lamaran kerja per profesi
Setiap profesi punya kata kunci dan penekanan berbeda. Mulai dari contoh yang paling dekat dengan bidangmu.